Rapat Manajemen SDM dan Kesekretariatan Bawaslu Barito Selatan Dorong Pelayanan Organisasi Profesional
|
BUNTOK - Bawaslu Kabupaten Barito Selatan melaksanakan Rapat Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kesekretariatan dalam rangka memperkuat tata kelola serta meningkatkan pelayanan organisasi yang profesional. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum evaluasi kinerja dan persiapan menghadapi Pemilu Tahun 2029. Rabu, (22/07/2026)
Kegiatan dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Selatan, Suwarsono, yang menyampaikan pentingnya evaluasi tata kelola kelembagaan, administrasi, dan kinerja sekretariat.
“Dari kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu kita evaluasi, termasuk capaian kinerja lembaga. Kami berharap Bapak Nur Chambyah dapat memberikan masukan dan strategi untuk menghadapi Pemilu Tahun 2029,” ujar Suwarsono.
Narasumber Nur Chambyah, mantan anggota Bawaslu Kabupaten Barito Selatan periode 2018–2023, menyampaikan bahwa tata kelola organisasi harus berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efektif, dan taat aturan.
“Berbicara tentang manajemen, ada prinsip yang harus dilakukan. Artinya, semuanya harus dimulai dari data dan akurasi. Data yang akurat menjadi dasar dalam mengambil keputusan dan menjalankan tata kelola organisasi,” jelas Nur Chambyah.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan integritas SDM, khususnya dalam meningkatkan kemampuan teknis kepemiluan, hukum, teknologi informasi, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Kompetensi artinya mampu melaksanakan tugas sesuai bidangnya. Misalnya mampu membuat kajian, termasuk kajian penanganan pelanggaran yang berkaitan dengan aspek hukum,” terangnya.
Dalam aspek kesekretariatan, Nur Chambyah mendorong penerapan SOP yang jelas serta penguatan digitalisasi administrasi. Ia menyarankan agar organisasi memprioritaskan SOP surat, keuangan, pengadaan, rapat, dan pengaduan serta melakukan monitoring kinerja secara berkala.
“Untuk implementasi, bisa dimulai dari lima SOP prioritas, yaitu SOP surat, keuangan, pengadaan, rapat, dan pengaduan. Kemudian dibuat dashboard sederhana untuk memantau indikator kinerja setiap bulan,” jelasnya.
Suwarsono menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Barito Selatan saat ini memiliki 3 PNS dan 10 PPPK. Menurutnya, keterbatasan SDM harus diimbangi dengan kerja sama dan pembagian tugas yang baik.
“Saya tekankan bahwa semua pekerjaan membutuhkan kerja sama. Semua unsur harus saling mendukung untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Saat ini kita sudah menjadi satker mandiri dan tidak lagi bergantung pada Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Suwarsono.
Ia menambahkan bahwa evaluasi dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja organisasi.
“Tujuan evaluasi adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja. Apa yang sudah baik kita pertahankan, sementara yang masih perlu diperbaiki harus kita tindak lanjuti bersama,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar hasil pembahasan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bahan bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta pelayanan organisasi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Barito Selatan,” pungkas Suwarsono.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Barito Selatan berkomitmen memperkuat manajemen SDM, tata kelola kesekretariatan, serta pelayanan organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat.