Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Tata Kelola Keuangan Satker Baru, Bawaslu Barito Selatan Gelar Monev Anggaran 2026

Perkuat Tata Kelola Keuangan Satker Baru, Bawaslu Barito Selatan Gelar Monev Anggaran 2026

Foto Kegiatan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan program dan Pengelolaan Anggaran Tahun 2026, Rabu (09/09/2026).

BUNTOK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Selatan menggelar rapat evaluasi kinerja pengelolaan keuangan dan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Buntok. Rapat ini digelar guna memperkuat tata kelola anggaran mandiri Bawaslu Barsel yang resmi berjalan sejak pertengahan tahun 2026. Rabu (09/09/2026).


Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Selatan, Suwarsono, menyampaikan bahwa status sebagai satuan kerja (satker) baru membawa tanggung jawab penuh dalam pengelolaan keuangan negara secara akuntabel.


"Sebagai satker baru, Bawaslu Kabupaten Barito Selatan terus melakukan penguatan kapasitas SDM dan tata kelola keuangan untuk mewujudkan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan profesional," ujar Suwarsono saat membuka rapat tersebut.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekretariat Bawaslu Barito Selatan, Milla Erawati, memaparkan realisasi penggunaan DIPA mandiri sebesar Rp.953,143.000 dari Juni hingga Agustus 2026.


"Untuk realisasi dari penggunaan bulan Juni sampai Agustus 2026 sebesar Rp.642,673.999 dengan serapan sebesar 67,43%. Nilai IKPA kita terus meningkat, di mana pada bulan Agustus berhasil mencapai 93,43%," jelas Milla Erawati.

 

Pihak KPPN Buntok yang diwakili oleh Seni Sumarno memberikan apresiasi atas pencapaian IKPA Bawaslu Barsel yang dinilai sudah sangat baik. Namun, ia juga memberikan rekomendasi perbaikan, khususnya pada akselerasi serapan belanja barang dan penataan SDM perbendaharaan.

 

"Berdasarkan hasil pemantauan melalui aplikasi Monev, Bawaslu Barsel berada pada angka 93 dari skala 1-100. Capaian tersebut sudah baik, namun belanja barang masih perlu dioptimalkan," kata Seni Sumarno.


Menanggapi masukan tersebut, Suwarsono menegaskan komitmen jajaran tim keuangan untuk menjadikan penyerapan anggaran dan optimalisasi Cash Management System (CMS) sebagai fokus utama menjelang akhir tahun anggaran 2026.

 

"Peningkatan penyerapan anggaran menjadi pekerjaan rumah bagi tim keuangan Bawaslu Barsel. Pengalaman pengelolaan anggaran hibah sebelumnya mengajarkan kita agar senantiasa tertib, cermat, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan yang berlaku," pungkas Suwarsono.

xcvff
aaaaaaaa
bbbbbbbbbbbbb