Lompat ke isi utama

Berita

Kawal Akurasi Data Pemilih, Bawaslu Barito Selatan Awasi Rapat Pleno PDPB Triwulan III

Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan Ketiga Tahun 2026.

Foto Kegiatan Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan Ketiga Tahun 2026. Rabu, (30/09/2029)

BUNTOK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Selatan terus mengawal dan mengawasi jalannya proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan Ketiga Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Barito Selatan di Buntok, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan ini bertujuan memelihara dan memperbarui data pemilih pasca-Pilkada 2024 guna menyiapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akurat, mutakhir, dan komprehensif menuju Pemilu 2029.

Anggota KPU Kabupaten Barito Selatan, Mulyawan, memaparkan bahwa pihaknya mengeksekusi 5.935 data turunan semester II tahun 2026 yang diterima dari KPU RI (asal data Kemendagri/Disdukcapil). Dari total tersebut, berbagai kategori data pemilih telah ditindaklanjuti secara mendetail:

  • Pemilih Potensial/Baru: Sebanyak 2.323 pemilih, dengan 1.688 di antaranya telah dieksekusi. Sisa 635 pemilih akan dimasukkan pada triwulan berikutnya setelah genap berusia 17 tahun.

  • Pindah Masuk & Keluar: Tercatat 769 pemilih pindah masuk dan 909 pemilih pindah keluar (903 dieksekusi di tahap ini, 6 di tahap sebelumnya). Seluruh perpindahan ini telah dieksekusi 100 persen.

  • Tidak Memenuhi Syarat (TMS): Sebanyak 549 pemilih dinyatakan TMS, meliputi 419 warga meninggal dunia (terverifikasi akta kematian), 1 alih status ke TNI/Polri, 28 anggota TNI, serta 101 pemilih dengan status kependudukan nonaktif sementara di Disdukcapil.

  • Perubahan Data & Luar Negeri: Terjadi pembaruan pada 40 nama, 822 status perkawinan, 32 tanggal lahir, dan 489 KK. Selain itu, 2 pemilih dicoret dari DPT lokal karena terdata bekerja di Hong Kong dan Taiwan untuk dialihkan menjadi pemilih luar negeri KPU RI.

"Pemutakhiran data pemilih ini adalah upaya kami untuk menjaga hak pilih pasca-penetapan DPT Pilkada Tahun 2024. Tujuannya untuk memelihara dan memperbaharui data pemilih pasca-Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, dan sekaligus untuk menetapkan Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu ataupun Pilkada selanjutnya," terang Mulyawan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Selatan, Suwarsono, menyampaikan apresiasi atas respons cepat KPU yang langsung menindaklanjuti setiap masukan dan saran perbaikan dari Bawaslu.

"Tentu kami juga dari Bawaslu Kabupaten Barito Selatan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pihak KPU yang sudah selama ini bekerja keras. Tentu dengan tujuan PDPB ini adalah agar tetap menjaga data itu betul-betul akurat setiap elemen lewat proses komprehensif yang bisa dipertanggungjawabkan," ujar Suwarsono.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan Disdukcapil dalam validasi status kependudukan warga.

"Kami memohon bantuan dukungan terutama dari Dukcapil yang memegang data, agar betul-betul bisa dipastikan tidak ada lagi data yang meninggal ternyata hidup, atau yang hidup itu sudah meninggal," tegasnya.

Anggota Bawaslu Barito Selatan, Su’aib, menjelaskan bahwa Bawaslu telah mencocokkan data pemilih bersama KPU dengan metode uji petik berbasis sampling.

"Kalau di KPU istilahnya coklit, tapi kalau di Bawaslu itu istilahnya uji petik. Kami kedepannya justru akan lebih mengintensifkan lagi uji petik ini. Ada program pemetaan kerawanan PDPB menggunakan metode penelitian," kata Su’aib.

Su’aib menambahkan, tantangan terbesar dalam pendataan TMS adalah banyaknya warga meninggal dunia yang keluarganya belum melapor ke dinas terkait.

"Data TMS ini yang masuk ke dalam data mutakhir adalah data yang sudah betul-betul akurat, artinya dia sudah punya keterangan kematian. Tetapi di masyarakat ini banyak sekali yang meninggal yang belum melapor. Kami berharap ke depan ada kerja sama dari kecamatan, RT, sampai desa/kelurahan untuk segera melapor," imbau Su’aib.

Ia menuturkan bahwa hasil PDPB ini penting disosialisasikan secara berkala kepada partai politik demi menjaga transparansi.

zxccc
vbvbb bv