Bawaslu Barsel Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Libatkan 20 Mahasiswa
|
BUNTOK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diikuti oleh 20 mahasiswa perwakilan perguruan tinggi setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Bawaslu RI yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Selasa (10/09/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Selatan, Suwarsono, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. "Sejak awal perencanaan hingga hari ini, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Perlu kami laporkan bahwa kegiatan hari ini diikuti oleh 20 mahasiswa dan seluruh peserta telah hadir secara lengkap," ujarnya.
Secara resmi, kegiatan P2P dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Satriadi, secara daring. Dalam sambutannya, Satriadi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal demokrasi.
"Meskipun saat ini di ruangan hanya ada 20 orang peserta yang dapat kami akomodasi karena keterbatasan anggaran, harapannya 20 orang ini dapat membawa dampak yang masif di wilayah Barito Selatan. Sampaikan ide, gagasan, dan doronglah partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pemilu maupun Pilkada," tegas Satriadi saat membuka acara secara resmi.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kalteng, Hj. Siti Wahidah, yang hadir secara daring, memaparkan peran dan tugas kunci pengawas partisipatif mengedukasi keluarga dan komunitas terkait aturan Pemilu, mendorong masyarakat tegas menolak politik uang, politisasi SARA, dan ujaran kebencian. Kami menolak politik uang! Kami akan memilih pemimpin yang berintegritas dan berkualitas.' Jadilah pemilih cerdas," imbau Siti Wahidah.
Memastikan diri sendiri, keluarga, serta warga sekitar terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Memantau netralitas ASN, TNI, Polri, dan perangkat desa, serta mengawal seluruh tahapan Pemilu serta berani mencatat dan melaporkan dugaan pelanggaran dengan bukti awal ke Bawaslu. "Jangan pernah takut untuk melaporkan demi kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan Barito Selatan," pungkasnya.
Melalui P2P ini, Bawaslu Barsel berharap para mahasiswa terpilih dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengawal pesta demokrasi mendatang.