Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Barsel Gandeng STIE Dahani Dahanai dan STAI Al-Ma’rif Buntok Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif

Rapat Pra Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)

Foto Rapat Pra Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Kantor Bawaslu Kabupaten Barito Selatan, Rabu, 26 Agustus 2026

BUNTOK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Selatan menggelar rapat persiapan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Program kolaborasi bersama Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah ini melibatkan 20 mahasiswa yang berasal dari dua perguruan tinggi, yakni 10 mahasiswa STIE Dahani Dahanai dan 10 mahasiswa STAI Al-Ma’rif Buntok. Rabu, (26/08/2026)

Anggota Bawaslu Barito Selatan, Suaib, menjelaskan bahwa pelibatan mahasiswa merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan Pemilu, terutama di masa non-tahapan. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) serta tantangan geografis dan jalur transportasi di Barito Selatan menjadi alasan utama pentingnya dukungan partisipatif dari masyarakat.

"Dalam pelaksanaannya, pengawas di lapangan hanya sedikit. Kondisi ini menyebabkan pengawasan tidak bisa maksimal atau menyeluruh. Selain karena keterbatasan SDM, juga adanya keterbatasan pada letak geografis Barito Selatan dan jalur transportasi," ujar Suaib saat membuka rapat persiapan

"Di masa non-tahapan ini, Bawaslu melakukan upaya untuk mendeteksi dan menyiapkan masyarakat untuk terlibat aktif di pengawasan partisipatif agar Pemilu mendatang dapat berjalan lebih baik lagi. Harapannya, mahasiswa sebagai ujung tombak dapat menggerakkan lingkungan sekitarnya karena dengan banyaknya pengawas partisipatif di lapangan akan meminimalisir terjadinya pelanggaran," tambahnya.

Dukungan penuh disampaikan oleh perwakilan STIE Dahani Dahanai, Selvanus. Pihaknya mengonfirmasi kesiapan mahasiswa hingga penerbitan surat tugas untuk mendukung kelancaran acara.

"STIE Dahani Dahanai mendukung penuh kegiatan ini dan telah mengirimkan data 10 mahasiswa yang akan berpartisipasi dalam kegiatan P2P. Namun, pihak kami juga akan melakukan pengecekan ulang mahasiswa yang terdaftar agar benar-benar bisa mengikuti dan berpartisipasi aktif. Selain itu, akan dibuatkan Surat tugas untuk mahasiswa yang mengikuti kegiatan P2P di Bawaslu Kabupaten Barito Selatan," terang Perwakilan STIE Dahani Dahanai, Selvanus.

Kesiapan dan dukungan serupa juga ditegaskan oleh perwakilan STAI Al-Ma’rif Buntok guna mensukseskan agenda P2P tersebut.

Rangkaian kegiatan P2P dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2026, yang diawali dengan rapat persiapan pada 31 Agustus 2026. Acara mencakup pre-test, hingga pendalaman materi yang menghadirkan narasumber Anggota Bawaslu Barito Selatan Su’aib dan Anggota Bawaslu Provinsi Kalteng, Kristaten Jon. Sesi materi akan difasilitasi oleh Anggota Bawaslu, Rahmat Fauzan Azhami dan Staf, sebelum diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Melalui pelatihan singkat namun intensif ini, Bawaslu Barito Selatan berharap para peserta memperoleh pemahaman mendalam untuk mengawal terciptanya Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil).